Showing posts with label Berita. Show all posts
Showing posts with label Berita. Show all posts

May 8, 2013

PANDI Resmi Luncurkan Domain Desa.id

PANDI Resmi Luncurkan Domain Desa.id


PANDI Resmi Luncurkan Domain Desa.id
Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) meluncurkan domain tingkat dua (DTD) baru “desa.id” pada tanggal 1 Mei 2013. Peluncuran domain desa.id ini merupakan usulan dari RPDN dan GDM, terkait penggunaan domain go.id yang hanya dapat digunakan sampai tingkat kabupaten atau kota.

Peluncuran domain desa.id ini diharapkan dapat memberikan efek positif utamanya sebagai sarana promosi potensi desa yang dimiliki. Dengan adanya peluncuran domain ini, Budiman berharap  kehadiran domain desa.id akan mampu menghadirkan desa ke publik komunitas di dunia maya. “Saya berharap nantinya desa dengan domainnya ini akan mewarnai perbincangan antar-desa dan rakyatnya tentang problem dan harapan-harapannya, tantangan, dan peluang-peluangnya dalam perbincangan di dunia maya,”

Sebelum merilis domain desa.id, PANDI melakukan tahapan pra-registrasi pada 15-27 April 2013.  “Pra-registrasi menjamin semua desa memiliki kesempatan yang sama untuk mendaftarkan sebuah nama domain sebelum diberlakukan prinsip pendaftar pertama atau yang biasa disebut sebagai first come first serve,” ujar Andi.

Pada masa pra-registrasi tercatat tiga puluh dua desa dari seluruh Indonesia melakukan pendaftaran.  Provinsi yang paling banyak melakukan pendaftaran adalah Jawa Tengah, diikuti Jawa Barat, Riau, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Jambi.

Syarat Pendaftaran Domain Desa.id :
Berdasarkan Kebijakan Pengelola Domain Internet Indonesia (PANDI), persyaratan untuk mendaftarkan domain desa.id sebagai berikut :

(1) Identitas Asli Pendaftar ( KTP / SIM / Paspor ) yang masih berlaku.
Keterangan :
1. Kartu identitas dipindai / discan / difoto bagian Biodata saja ( 1 muka ), sebagaimana contoh diatas artikel ini.
2. File gambar kartu identitas disimpan dalam format .JPG / .PNG
3. Besar file gambar kartu identitas diusahakan tidak lebih dari 500 Kb. agar memudahkan dalam proses pengunggahan (upload).

(2) Surat Keterangan dari Pemerintah Desa ( Kades / Sekdes ).
Contoh Surat Keterangan Desa dapat diunduh dari halaman berikut : http://bit.ly/SKdesaid
Keterangan :
1. Unduh dengan format .odt / .docx ( untuk diedit )
2. Setelah diunduh, surat kemudian diedit
3. Setelah diedit, surat dicetak / di print
4. Surat yang tercetak kemudian ditandatangani dan distempel
5. Setelah itu surat dipindai / di scan / difoto
6. File scan / foto = .JPG / .PNG  dengan besar file maksimal : 500 Kb (agar mudah dalam proses pengunggahan /upload).

Dengan adanya peluncuran DTD ini, diharapkan desa mampu mengelola dengan baik, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai media promosi potensi yang dimiliki dari setiap daerah.

Mar 4, 2013

PTN dengan Kuota Bidik Misi Terbanyak Tahun 2013

PTN dengan Kuota Bidik Misi Terbanyak Tahun 2013



Sebanyak 1.750 mahasiswa baru di Universitas Negeri Semarang (Unnes) akan melaksanakan perkuliahan secara gratis. Mereka bahkan akan mendapatkan bantuan biaya hidup setiap bulan selama empat tahun hingga meraih gelar Sarjana.  

“Sudah menjadi komitmen Unnes untuk menyediakan minimal 20 persen bangku kuliah gratis bagi mahasiswa yang memiliki potensi akademik tinggi namun berasal dari keluarga tidak beruntung secara ekonomi,” ujar Rektor Unnes Sudijono Sastroatmodjo, seperti dinukil dari laman Unnes, Rabu (27/2/2013).

Sudijono menjelaskan, seluruh beasiswa tersebut bersumber dari Bidik Misi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Bahkan, lanjutnya, kuota Bidik Misi yang ditetapkan Unnes merupakan jumlah terbanyak di antara Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lainnya.

“Di antara 95 perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia, kuota untuk Unnes terbanyak. Jika dihitung, jumlahnya lebih dari separuh kuota untuk semua perguruan tinggi swasta di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Berdasarkan amanah Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemendikbud, semua PTN di Tanah Air mendapatkan jatah Bidik Misi dengan beragam jumlah. Di Jawa Tengah, selain Unnes, Universitas Diponegoro (Undip) Semarang memperoleh jatah 800 beasiswa, Insitut Seni Indonesia (ISI) Surakarta 180 beasiswa, Politeknik Negeri Semarang 150 beasiswa, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto 600 beasiswa, dan Politeknik Maritim Semarang 50 beasiswa.

Dia mengemukakan, selain bebas dari segala biaya kuliah selama empat tahun, para penerima beasiswa Bidik Misi akan menerima biaya hidup Rp600 ribu tiap semester. Mereka akan diterima melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang pendaftarannya tengah berlangsung, Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan seleksi mandiri.

“Di Unnes, sebagaimana proporsi penerimaan mahasiswa baru, 55 persen dari kuota Bidik Misi diterima lewat SNMPTN, 35 persen melalui SBMPTN, dan sisanya lewat Seleksi Penerimaan Mahasiswa Unnes (SPMU) yang merupakan seleksi mandiri,” urai Sudijono.

Menurut Sudijono, kriteria mahasiswa miskin yang dapat mengajukan diri untuk menerima beasiswa tersebut adalah mereka yang pendapatan kotor gabungan kedua orangtua atau wali tidak lebih dari Rp3 juta per bulan. “Pendapatan gabungan orangtua jika dibagi dengan jumlah anggota keluarga tidak lebih dari Rp700 ribu,” paparnya.